Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi sukses menggelar Wakatobi Wonderfull Festival and Expo UMKM, Industri Kreatif dan Ekonomi Digital yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 3 hingga 5 Oktober 2025. Acara yang dipusatkan di Marina Togo Wangi-Wangi ini menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah, Lembaga Vertikal, dan pelaku ekonomi lokal dalam memberikan pelayanan prima serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Foto. Kunjungan Sekda Pemkab Wakatobi diterima oleh Ketua PA Wangi Wangi
Salah satu partisipan yang menarik perhatian publik adalah stan pelayanan dari Pengadilan Agama (PA) Wangi Wangi. Kehadiran PA Wangi Wangi dalam acara ini merupakan sebuah terobosan baru untuk mendekatkan layanan peradilan kepada masyarakat. Tidak hanya memberikan informasi, stan ini juga membuka layanan konsultasi hukum gratis terkait hukum keluarga, seperti perkawinan, waris, hingga prosedur isbat nikah (pengesahan nikah).

Foto. Layanan Informasi dan Konsultasi Hukum oleh Petugas
"Kami ingin mematahkan stigma bahwa Pengadilan adalah tempat yang menakutkan dan sulit dijangkau. Dengan program jemput bola seperti ini, kami hadir ditengah masyarakat untuk memberikan edukasi dan solusi hukum. Antusiasme warga yang datang untuk berkonsultasi sungguh diluar dugaan dan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi " Ujar Arsyad Ketua Pengadilan Agama Wangi Wangi.

Foto. Layanan Informasi dan Konsultasi Hukum oleh Petugas
Selain PA Wangi Wangi, puluhan stan lainnya dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) turut meramaikan pameran. Layanan yang disediakan sangat beragam, mulai dari pembuatan KTP dan Kartu Keluarga oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, pendaftaran izin usaha oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, hingga pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan. Konsep "One-Stop Service" ini terbukti sangat efektif dan efisien bagi masyarakat.

Foto. Layanan Informasi dan Konsultasi Hukum oleh Petugas
Selain menampilkan profil lembaga, informasi pelayanan dan layanan konsultasi, stan PA Wangi Wangi juga mengakomodir produk hasil olahan mandiri ibu ibu Dharmayukti Karini, salah satunya berupa abon ikan tuna.
Di sisi lain, pameran ini menjadi panggung gemilang bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Wakatobi. Berbagai produk unggulan, mulai dari tenun khas Wakatobi yang eksotis, kerajinan tangan dari hasil laut, hingga aneka kuliner lezat berbasis ikan, dipamerkan dan laris manis diburu pengunjung. Acara ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal.
"Ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk membangun Wakatobi secara holistik. Pelayanan publik yang prima harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kolaborasi apik antara Pemkab, Pengadilan Agama, SKPD, dan UMKM ini adalah model pembangunan yang akan terus kita kembangkan ke depannya." Bupati Wakatobi

Foto Bersama Crew stand PA Wangi Wangi
Selama tiga hari penyelenggaraan, pameran ini tidak pernah sepi pengunjung. Masyarakat dari berbagai pulau di Wakatobi berbondong-bondong datang untuk memanfaatkan layanan yang ada sekaligus menikmati suasana festival yang meriah. Kesuksesan acara ini menjadi cerminan dari harapan dan optimisme baru bagi kemajuan Kabupaten Wakatobi sebagai surga nyata bawah laut yang didukung oleh tata kelola pemerintahan yang baik dan masyarakat yang berdaya.
(Abu Ayrin)