Rapat Evaluasi Tahunan 2021 dan Program Prioritas Tahun 2022 oleh
Direktorat Jendral Badan Peradilan Agama MA-RI
Rabu, 05 Januari 2022

Wangi-Wangi,- Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) menyelenggarakan Evaluasi Kinerja Tahun 2021 dan Program Kerja Tahun 2022 melalui zoom meeting dengan pengadilan agama tingkat banding dan tingkat pertama se-Indonesia. Pada hari Rabu, tanggal 5 Januari 2022, Dirjen Badilag, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H., mengapresiasi kinerja pengadilan agama atas raihan prestasi yang membanggakan di sepanjang tahun 2021.

Prestasi Pengadilan Agama dan Ditjen Badilag pada tahun 2021 terbilang sangat membanggakan. Berdasarkan data Badilag, selain Ditjen Badilag, tercatat 3 unit kerja yang meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kemenpan-RB. Ketiga unit kerja tersebut adalah PTA Ambon, PTA Samarinda dan PTA Jogjakarta. Sedangkan unit kerja yang mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sebanyak 25, terdiri dari 21 satker Pengadilan Tingkat Pertama dan 4 satker Pengadilan Tingkat Banding.
Ditjen Badilag Raih Top Digital Award 2021

Selain tercatat sebagai satu-satunya Ditjen di bawah Mahkamah Agung yang sejauh ini meraih predikat WBBM, Ditjen Badilag juga mendapatkan prestasi di berbeda bidang seperti predikat Top Digital Award 2021, sekaligus mengantarkan Dirjen Badilag, Aco Nur sebagai Top Leader on Digital Implementation 2021.
Sebelumnya, Majalah It Works pekan lalu, telah menyelenggarakan acara Puncak Penghargaan TOP Digital Award Tahun 2021. Acara yang digelar di Hotel Raffless Jakarta tersebut diikuti oleh 172 instansi pemerintah dan korporasi bisnis. Penerima penghargaan pada ajang ini merupakan korporasi-korporasi besar, sebut saja BCA, PLN, Perusahaan Telekomunikasi Indosat, Perusahaan e-commerce Blibli dan lain-lain. Masuknya Ditjen Badilag sebagai salah satu peraih penghargaan menurut Aco Nur merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi seluruh warga peradilan agama. Prestasi ini, harap Aco, menjadi pelecut bagi satker PA di daerah untuk meraih prestasi setinggi-tingginya. "Jika kita, Ditjen Badilag bisa, kenapa yang di daerah-daerah tidak? Mari kita bekerja keras membawa Badan Peradilan Agama modern dan berkelas dunia" pungkasnya.
PA Wangi Wangi menempati Posisi 10 Besar pada Penilaian Akhir SIPP
Ditjen Badilag pada kesempatan tersebut juga mengumumkan prestasi kinerja satker dalam penyelesaian perkara tahun 2021 didasarkan pada rekapitulasi nilai rapor SIPP yang dikeluarkan Badilag setiap minggunya. Berdasarkan catatan Badilag, PA Wangi Wangi menempati posisi ke-10 rangking SIPP di kategori IV. Tim IT PA Wangi Wangi
